// //
Home   Blog    Jurnalisme
Kiat

  Thursday, 06 January 2022 18:03 WIB

Wartawan Harus Memiliki Penilaian Berita yang Sesuai

Author   Digital Marketing

Ilustrasi Penilaian Berita

Setiap berita memiliki informasi khas. Setiap media massa memiliki penilaian tersendiri terhadap suatu berita. Media massa memberitakan info X, belum tentu media massa lainnya memberitakan info X juga. Hal ini wajar terjadi karena setiap wartawan atau redaksi media massa memiliki news judgement yang berbeda.

News judgement atau penilaian berita adalah pertimbangan jurnalis dalam mempublikasikan sebuah berita yang berkaitan dengan kebutuhan khalayak dan budaya pemberitaan media massa tempat mereka bekerja. 

Penilaian berita yang berbeda ini mengakibatkan setiap media massa memiliki ciri khas berita masing-masing, sesuai kondisi internal atau pun eksternal dari media massa tersebut. Kondisi ini disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:

1. Demografi dan budaya

Dua faktor ini merupakan faktor penting untuk melihat berita itu akan berguna atau tidak untuk pembaca sebuah media massa. Media massa harus bisa menempatkan dirinya dengan mempublikasikan berita yang berguna untuk kondisi demografi sekitar mereka.

Contohnya media massa di Bandung bakal lebih sering memberitakan informasi tentang PERSIB dibanding klub lainnya, seperti PERSEBAYA. Hal ini dikarenakan fans PERSIB lebih banyak di daerah tempat media massa olahraga itu berada.

2. Kompetisi

Faktor kompetisi dengan media massa lain juga tidak kalah penting. Hal ini dilakukan agar media massa tetap hidup selamanya dengan pemberitaan yang unik dan menjadi pembeda tersendiri dari media massa tersebut. Hal ini juga menjadikan pembeda dengan media massa mainstream lainnya.

3. Nilai-nilai dalam ruang redaksi 

Faktor ini penting untuk menimbang sebuah berita layak dipublikasikan atau tidak. Para editor dan redaktur pastinya nanti akan memutuskan berita apa yang akan dipublikasikan sehingga berguna untuk para khalayak di luar sana.

Harian Kompas yang lebih peduli pada kesejahteraan sosial akan cenderung memberitakan tentang stunting sebagai headline halaman depan. Sedangkan Koran Tempo, di hari yang sama, mungkin akan meletakkan berita soal korupsi di halaman depan, karena nilai utama di Tempo adalah antikorupsi.

Nilai-nilai dalam ruang redaksi merupakan salah satu rahasia atau resep yang dimiliki oleh redaktur. Semua awak media, baik yang ada di dapur redaksi maupun di bagian lain harus meyakini nilai-nilai ini dan meresapinya. Nilai inilah yang menjadi nilai perusahaan.

Baca juga : Badan Siber dan Sandi Negara Akan Gandeng BIN, TNI, Polri

Bagikan
WordPress Image Lightbox