// //
Home   Blog    Kiat
Komunikasi

  Friday, 29 October 2021 15:33 WIB

Pentingnya Menjaga First Impressions Saat Bertemu

Author   Digital Marketing

Ilustrasi dari Unsplash

Kamu mungkin pernah mengalami kejadian seperti ini: bertemu dan berkenalan dengan orang baru–misalnya klien–dalam rapat online semasa pandemi dan merasa orang itu asik banget.

Lalu, pas pandemi sudah mulai menurun, kalian memutuskan untuk rapat tatap muka. Mungkin sekalian nongkrong di kafe. Kamu berharap akan bertemu orang yang asik diajak mengobrol lama-lama. 

Tapi, pas ketemu, kamu kecewa. Orang yang kamu kira cool itu aslinya ternyata punya sikap yang kurang baik, bahkan cenderung ngeselin. Kamu pun bertanya-tanya, apa yang salah?

Sebenarnya enggak ada yang salah. Kamu cuma kena efek halo atau halo effect. Efek halo adalah pembahasan yang sering ditemui dalam psikologi dan komunikasi. Efek halo ini terjadi saat kamu menggeneralisasi karakteristik seseorang secara berlebihan. 

Generalisasi ini bisa berlebihan menganggap orang baik tanpa tahu lebih dalam. Atau sebaliknya, menganggap orang jahat atau enggak asik cuma karena kamu lihat penampilannya. Yang jelas, keduanya sama-sama bias, karena enggak didasarkan pada data dan pengamatan mendalam, tapi kesan sepintas. 

Makanya, ada peribahasa “don’t judge a book by its cover”. Peribahasa itu sebenarnya salah satu cara mencegah halo efek ini terjadi walaupun kayaknya enggak mungkin kita tidak menilai orang dari kesan pertama atau penampilan luarnya.Karenanya, salah satu komponen penting halo efek adalah daya tarik atau attractiveness.

Efek Hebat Attractiveness

Anna Le Clair dalam The Halo Effect mengatakan bahwa daya tarik memberikan aspek berharga untuk efek halo ini karena nantinya akan dipertimbangkan salah satu karakteristik yang dimiliki. Contohnya jika Anda bertemu gebetan Anda dengan percaya diri dan mengayomi, mungkin gebetan Anda akan menilai Anda seseorang yang positif dan tepat untuk dirinya.

Maka dari itu, pertemuan pertama dengan siapa pun harus dibarengi dengan citra positif. Apalagi Anda bertemu dengan klien atau partner bisnis baru. Pastinya, first impression akan dinilai penting untuk bekerja sama ke depannya.

Daya tarik untuk memberikan first impression yang baik penting juga untuk Anda yang ingin melamar kerja. Ingat, HRD pasti akan melihat Anda di saat Anda berbicara secara profesional dengannya. Bukan dengan karakteristik Anda yang Anda benar-benar Anda miliki.

Semakin kesan dan daya tarik Anda di mata HRD bagus, kemungkinan Anda akan mendapatkan pekerjaan yang Anda inginkan lebih cepat.

Namun, perlu digarisbawahi, hal ini bukan mendukung Anda untuk melakukan pencitraan. Anda hanya perlu untuk memperlihatkan daya tarik yang sesuai dengan orang yang akan Anda temui. Jangan merusak first impression Anda nanti saat bertemu seseorang, ya!

Baca juga : Badan Siber dan Sandi Negara Akan Gandeng BIN, TNI, Polri

Bagikan
WordPress Image Lightbox
// //