100 Contoh Akronim Lucu, Gaul, & Resmi yang Sering Dipakai
Author   Raden Putri
Pernahkah kamu membaca suatu istilah ringkasan tapi lupa kepanjangannya? Memahami 100 contoh akronim dapat membantu kamu mengerti bagaimana kata-kata panjang diringkas tanpa kehilangan maknanya.
Artikel berikut ini akan membantu kamu membedakan bentuk pemendekan bahasa sekaligus memperkaya wawasan kebahasaan secara praktis. Simak contoh akronim yang sering dipakai dalam kehidupan sehari-hari di bawah ini.
Perbedaan Mendasar Akronim dan Singkatan
Kata akronim adalah bentuk pemendekan yang disusun dari huruf awal, suku kata, atau kombinasi keduanya dari beberapa kata, lalu diperlakukan sebagai satu kata utuh. Tujuan utamanya adalah menyederhanakan penyebutan frasa panjang agar lebih ringkas dan mudah diingat.
Bentuk pemendekan ini tidak hanya berfungsi sebagai penyingkat nama, tapi juga sering digunakan sebagai sarana humor atau permainan kata. Hal ini berkaitan dengan keterbatasan daya ingat manusia, sehingga diperlukan cara praktis untuk mengingat istilah tertentu, terutama yang panjang.
Dalam praktiknya, penggunaan akronim ini sangat lazim ditemukan dalam komunikasi sehari-hari, baik lisan maupun tulisan. Meski sekilas mirip, bentuk ini berbeda dengan singkatan.
Singkatan merupakan hasil pemendekan berupa huruf atau gabungan huruf yang tidak selalu membentuk kata dan biasanya hurufnya dieja satu per satu. Adapun perbedaan mendasar antara singkatan dan akronim adalah sebagai berikut:
1. Pelafalan
Akronim dapat diucapkan langsung sebagai satu kata utuh, contohnya japri yang merupakan kepanjangan dari kata jalur pribadi yang bermakna komunikasi privat antar dua orang. Sebaliknya, singkatan umumnya dilafalkan huruf demi huruf dan tidak selalu membentuk bunyi kata, contoh singkatan adalah SNBP yakni Seleksi Nasional Berbasis Prestasi.
2. Cara Pembentukan
Bentuk akronim biasanya tersusun dari huruf awal, suku kata, atau kombinasi keduanya hingga menghasilkan kata baru. Sementara itu, singkatan dapat berasal dari huruf awal, potongan kata, atau gabungan beberapa unsur tanpa membentuk kata tersendiri.
3. Tujuan Penggunaan
Singkatan biasanya digunakan terutama untuk menghemat penulisan. Sedangkan akronim tidak hanya mempersingkat, tetapi juga menciptakan bentuk yang lebih efisien dan mudah diingat.
4. Status dalam Bahasa
Tidak semua singkatan diakui sebagai kosakata baku. Sebaliknya, banyak akronim yang telah diterima sebagai kata resmi dan tercantum dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
100 Contoh Akronim (dibagi rata akronim lucu, gaul dan resmi)
Untuk lebih memahami jenis pemendekan kata ini, simak contoh akronim mulai dari jenis kata resmi, gaul, hingga lucu yang umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari.