Home   Blog  
Jurnalisme

  Friday, 30 January 2026 14:00 WIB

100 Contoh Akronim Lucu, Gaul, & Resmi yang Sering Dipakai

Author   Raden Putri
100 Contoh Akronim Lucu, Gaul, & Resmi yang Sering Dipakai

Pernahkah kamu membaca suatu istilah ringkasan tapi lupa kepanjangannya? Memahami 100 contoh akronim dapat membantu kamu mengerti bagaimana kata-kata panjang diringkas tanpa kehilangan maknanya.

Banner Promo Payday Januari Blog Tempo Institute

Artikel berikut ini akan membantu kamu membedakan bentuk pemendekan bahasa sekaligus memperkaya wawasan kebahasaan secara praktis. Simak contoh akronim yang sering dipakai dalam kehidupan sehari-hari di bawah ini.

Perbedaan Mendasar Akronim dan Singkatan

Kata akronim adalah bentuk pemendekan yang disusun dari huruf awal, suku kata, atau kombinasi keduanya dari beberapa kata, lalu diperlakukan sebagai satu kata utuh. Tujuan utamanya adalah menyederhanakan penyebutan frasa panjang agar lebih ringkas dan mudah diingat.

Bentuk pemendekan ini tidak hanya berfungsi sebagai penyingkat nama, tapi juga sering digunakan sebagai sarana humor atau permainan kata. Hal ini berkaitan dengan keterbatasan daya ingat manusia, sehingga diperlukan cara praktis untuk mengingat istilah tertentu, terutama yang panjang.

Dalam praktiknya, penggunaan akronim ini sangat lazim ditemukan dalam komunikasi sehari-hari, baik lisan maupun tulisan. Meski sekilas mirip, bentuk ini berbeda dengan singkatan.

Paket Belajar dengan Kurikulum yang Dirancang Khusus cuma Setengah Harga

Singkatan merupakan hasil pemendekan berupa huruf atau gabungan huruf yang tidak selalu membentuk kata dan biasanya hurufnya dieja satu per satu. Adapun perbedaan mendasar antara singkatan dan akronim adalah sebagai berikut:

1. Pelafalan

Akronim dapat diucapkan langsung sebagai satu kata utuh, contohnya japri yang merupakan kepanjangan dari kata jalur pribadi yang bermakna komunikasi privat antar dua orang. Sebaliknya, singkatan umumnya dilafalkan huruf demi huruf dan tidak selalu membentuk bunyi kata, contoh singkatan adalah SNBP yakni Seleksi Nasional Berbasis Prestasi.

2. Cara Pembentukan

Bentuk akronim biasanya tersusun dari huruf awal, suku kata, atau kombinasi keduanya hingga menghasilkan kata baru. Sementara itu, singkatan dapat berasal dari huruf awal, potongan kata, atau gabungan beberapa unsur tanpa membentuk kata tersendiri.

3. Tujuan Penggunaan

Singkatan biasanya digunakan terutama untuk menghemat penulisan. Sedangkan akronim tidak hanya mempersingkat, tetapi juga menciptakan bentuk yang lebih efisien dan mudah diingat.

4. Status dalam Bahasa

Tidak semua singkatan diakui sebagai kosakata baku. Sebaliknya, banyak akronim yang telah diterima sebagai kata resmi dan tercantum dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

100 contoh akronim

100 Contoh Akronim (dibagi rata akronim lucu, gaul dan resmi)

Untuk lebih memahami jenis pemendekan kata ini, simak contoh akronim mulai dari jenis kata resmi, gaul, hingga lucu yang umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Akronim Resmi

  1. ASEAN = Association of Southeast Asian Nation
  2. Amdal = analisis dampak lingkungan
  3. Bandara = bandar udara
  4. Bansos = bantuan sosial
  5. Bappenas = Badan Perencanaan Pembangunan Nasional
  6. Bapeten = Badan Pengawas Tenaga Nuklir
  7. Basarnas = Badan SAR Nasional
  8. Batan = Badan Tenaga Nuklir Nasional
  9. BRIN = Badan Riset dan Inovasi Nasional
  10. Caleg = calon legistatif
  11. Cerpen = cerita pendek
  12. Dirut = direktur utama
  13. Gor = Gelanggang Olahraga
  14. iptek = ilmu pengetahuan dan teknologi
  15. Jabodetabek = Jakarta–Bogor–Depok–Tangerang–Bekasi
  16. Jabar = Jawa Barat
  17. Jagorawi = Jakarta–Bogor–Ciawi
  18. Jamsostek = Jaminan Sosial Tenaga Kerja
  19. Jubir = juru bicara
  20. Kades = kepala desa
  21. Kejagung = Kejaksaan Agung Republik Indonesia
  22. Kemdikbud = Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
  23. Kemenag = Kementerian Agama
  24. Kemenkes = Kementerian Kesehatan
  25. Kemenkominfo = Kementerian Komunikasi dan Informatika
  26. Kemenkumham = Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
  27. Koramil = komando rayon militer
  28. Korlap = koordinator lapangan
  29. Lapan = Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
  30. Lapas = lembaga pemasyarakatan
  31. Lemhannas = Lembaga Ketahanan Nasional
  32. Lemsaneg = Lembaga Sandi Negara
  33. LIPI = Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia
  34. PAUD = Pendidikan Anak Usia Dini
  35. pemilu = pemilihan umum
  36. Perpusnas = Perpustakaan Nasional
  37. Pokja = kelompok kerja
  38. POLRI = Kepolisian Negara Republik Indonesia
  39. posyandu = pos pelayanan terpadu
  40. puskesmas = pusat kesehatan masyarakat
  41. Puskesmas = Pusat Kesehatan Masyarakat
  42. PERSIB = Persatuan Sepak Bola Indonesia Bandung
  43. PERSIJA = Persatuan Sepak Bola Indonesia Jakarta
  44. rapim = rapat pimpinan
  45. rudal = peluru kendali
  46. Rutan = rumah tahanan
  47. Sidak = inspeksi mendadak
  48. SIM = Surat Izin Mengemudi
  49. Siskamling = sistem keamanan lingkungan
  50. tilang = bukti pelanggaran

Akronim Lucu dan Gaul

  1. Ababil = ABG labil
  2. AKA = also known as (alias)
  3. ASAP = as soon as possible
  4. Balita = bawah lima tahun
  5. Baper = bawa perasaan
  6. Bokek = tidak punya uang
  7. Bucin = budak cinta
  8. BTW = by the way (ngomong-ngomong)
  9. Calistung = baca, tulis, hitung
  10. Caper = cari perhatian
  11. Curcol = curhat colongan
  12. Daring = dalam jaringan
  13. Fomo = fear of missing out
  14. Gabut = gaji buta / tidak ada kegiatan
  15. Gaje = gak jelas
  16. Gegana = gelisah, galau, merana
  17. Gercep = gerak cepat
  18. GWS = get wel soon (lekas sembuh)
  19. Harpitnas = hari kejepit nasional
  20. Isoma = istirahat, salat, makan
  21. Jadul = zaman dulu
  22. Japri = jalur pribadi
  23. Jarkom = jaringan komunikasi
  24. Julid = jujur tapi nyinyir
  25. Kahim = ketua himpunan
  26. Kepo = knowing every particular object
  27. Kuper = kurang pergaulan
  28. Luring = luar jaringan
  29. Mager = malas gerak
  30. Mantul = mantap betul
  31. Meneketehe = mana ku tahu
  32. Miras = minuman keras
  33. Modus = modal dusta
  34. OTW = on the way (dalam perjalanan)
  35. Pansos = panjat sosial
  36. Pargoy = party goyang
  37. Pebinor = perebut bini orang
  38. Pelakor = perebut lelaki orang
  39. Pewe = posisi wenak
  40. PHP = pemberi harapan palsu
  41. RIP = rest in peace
  42. Sinetron = sinema elektronik
  43. Sotoy = sok tahu
  44. Suramadu = Surabaya–Madura
  45. Waka = wakil ketua
  46. Warkop = warung kopi
  47. Warnet = warung internet
  48. Wartel = warung telekomunikasi
  49. Warteg = warung Tegal
  50. Yolo = you only live once

Mini Class | Menulis Opini: Bangun Fondasi Menembus Meja Redaksi


Bagikan