Home   Blog  
Jurnalisme

  Wednesday, 21 January 2026 12:00 WIB

Panduan Belajar Copywriting dari Nol Sampai Mahir Tanpa Ribet

Author   Raden Putri
Panduan Belajar Copywriting dari Nol Sampai Mahir Tanpa Ribet

Belajar copywriting menjadi salah satu langkah strategis di era digital, terutama bagi individu maupun brand yang ingin membangun komunikasi pemasaran yang kuat. Bukan sekadar menulis kata-kata menarik, copywriting menuntut strategi, empati, dan pemahaman psikologis audiens.

Paket Belajar dengan Kurikulum yang Dirancang Khusus cuma Setengah Harga

Dengan teknik yang tepat, satu kalimat saja bisa mendorong pembaca untuk mengambil tindakan nyata sesuai keinginan penulis. Artikel berikut ini akan merangkum informasi mengenai panduan belajar copywriting gratis. Yuk, simak!

Copywriting vs Content Writing

Copywriting merupakan seni merangkai teks iklan dan promosi yang dirancang untuk memengaruhi dan membujuk audiens. Fokus utamanya adalah menyampaikan pesan secara persuasif agar pembaca tertarik untuk melakukan aksi tertentu, seperti membeli, mendaftar, atau mengklik tautan.

Berbeda dengan penulisan konten informatif lain, jenis tulisan ini lebih menekankan pada aspek pemasaran dan konversi. Berikut beberapa perbedaannya dengan content writing.

1. Copywriting

Penulisan iklan dengan tujuan untuk mendorong audiens agar segera mengambil tindakan melalui pesan yang persuasif dan strategis. Pendekatan ini banyak dipakai dalam iklan, email promosi, brosur, hingga landing page penjualan.

Banner Survey Tempo Institute

Setiap kata dalam bentuk tulisan ini dipilih untuk membangun urgensi dan ketertarikan. Contohnya pada teks Google Ads yang mengundang klik atau pada deskripsi produk di e-commerce yang menonjolkan manfaat utama agar pembaca membeli produk.

2. Content Writing

Sementara itu, content writing berfokus pada penyajian informasi, edukasi, atau hiburan yang memberi nilai tambah bagi pembaca. Jenis tulisan ini tidak menekankan penjualan langsung, tapi lebih pada membangun kepercayaan dan pemahaman audiens tentang suatu hal.

Hasil kontennya dapat berupa artikel blog, panduan, berita, atau ulasan produk. Contohnya adalah artikel edukatif tentang digital marketing atau review produk yang membahas kelebihan dan kekurangan secara objektif.

Belajar copywriting

Pilar Utama Copywriting

Agar teks promosi bekerja dengan efektif, ada beberapa elemen penting yang harus dikuasai oleh seorang copywriter. Berikut pilar utamanya:

1. Memahami Audiens

Elemen paling penting dalam latihan copywriting adalah mengenali siapa target pembaca dan apa kebutuhan mereka. Dengan begitu, pesan yang disampaikan akan terasa relevan dan tepat sasaran.

2. Menekankan Nilai Manfaat

Fokus utama tulisan harus diarahkan pada manfaat, bukan sekadar fitur produk. Pembaca perlu tahu bagaimana produk atau layanan tersebut bisa membantu menyelesaikan masalah mereka.

3. Menggunakan Bahasa Emosional

Pilihan kata yang menyentuh emosi mampu menciptakan kedekatan dengan audiens. Pendekatan ini membuat pesan terasa lebih personal dan mudah diingat.

4. Menawarkan Hal Menarik

Salah satu hal yang ditonjolkan untuk memperkuat daya tarik audiens dari pesan promosi adalah penawaran khusus seperti bonus, diskon, atau jaminan. Tawaran yang terasa bernilai tinggi mendorong pembaca untuk segera bertindak.

5. Ajakan Bertindak yang Jelas

Setiap teks promosi perlu ditutup dengan instruksi yang tegas. Ajakan bertindak atau call to action (CTA) membantu audiens memahami langkah yang harus dilakukan selanjutnya tanpa kebingungan.

Formula Copywriting Legendaris

Dalam dunia penulisan promosi, formula copywriting berperan sebagai kerangka berpikir penulisan pesan. Metode ini membantu penulis untuk menentukan sudut pandang, alur pesan, dan tujuan tulisan.

Dengan rumus yang tepat, proses penulisan bisa menjadi lebih cepat, terarah, dan efektif. Berikut adalah beberapa formula penulisan kelas copywriting yang banyak dipakai.

1. Formula FAB

Formula ini dimulai dengan menampilkan fitur utama dari produk atau layanan (Features) yang diiklankan. Setelah itu, penulis menjelaskan keunggulan dari fitur tersebut dibandingkan pilihan lain (Advantages)

Tahap berikutnya menekankan manfaat nyata yang dirasakan audiens (Benefit). Dengan alur ini, pembaca tidak hanya tahu apa produknya, tetapi juga alasan mengapa produk tersebut relevan bagi kehidupan mereka.

2. Formula PAS

Pendekatan ini diawali dengan mengangkat masalah yang dialami target audiens (Problem). Masalah tersebut kemudian ditegaskan agar pembaca merasa urgensi untuk menyelesaikannya (Agitate). 

Setelah emosi terbangun, solusi ditawarkan sebagai jawaban atas permasalahan tersebut (Solution). Solusi ini biasanya dikaitkan langsung dengan produk atau layanan yang dipromosikan.

3. Formula AIDA

Sementara itu, formula AIDA dimulai dengan tulisan yang menarik perhatian melalui headline atau visual yang kuat (Attention). Setelah itu, minat audiens dibangun dengan informasi relevan dan menarik (Interest).

Tahap berikutnya adalah menciptakan keinginan dengan menunjukkan nilai dan dampak positif produk (Desire). Terakhir, audiens diarahkan untuk melakukan tindakan melalui ajakan yang jelas dan meyakinkan (Action).

Belajar copywriting

Latihan Menulis Headline yang Sulit Diabaikan: Teknik 4U

Dalam proses belajar copywriter, headline atau judul memegang peran penting karena menjadi pintu masuk untuk menarik perhatian pembaca. Teknik 4U (Useful, Unique, Ultra Specific, dan Urgent) sering digunakan saat kursus copywriting untuk membantu penulis menciptakan judul yang kuat, relevan, dan sulit diabaikan.

Adapun teknik 4U dalam kelas copywriting adalah sebagai berikut:

  • Useful: Headline harus menawarkan solusi atas masalah pembaca, misalnya dengan menjanjikan manfaat yang jelas.
  • Unique: Sajikan sudut pandang atau fakta menarik yang jarang diketahui agar judul terasa berbeda.
  • Ultra Specific: Sertakan detail konkret untuk memperjelas isi dan meningkatkan kredibilitas pesan.
  • Urgent: Bangun rasa mendesak agar pembaca terdorong mengambil tindakan tanpa menunda.

Tools AI untuk Copywriter

Perkembangan kecerdasan buatan membuat proses penulisan copy atau iklan semakin cepat dan efisien. Berbagai platform Artificial Intelligence (AI) kini hadir untuk membantu copywriter menemukan ide, menyusun pesan persuasif, hingga mengoptimalkan konten promosi. Berikut beberapa tools AI yang bisa digunakan untuk pelatihan copywriting.

1. Gemini AI

Aplikasi ini adalah alat berbasis Google yang dapat diakses melalui browser maupun perangkat mobile. Dengan prompt jelas dan spesifik, platform ini mampu menghasilkan copy promosi secara cepat, relevan, dan dapat digunakan gratis oleh pengguna.

2. ChatGPT

ChatGPT dikenal sebagai AI serbaguna yang bisa dipakai untuk mendukung pencarian ide dan pembuatan teks promosi. Dengan desain antarmuka sederhana dan akses gratis yang mudah digunakan, pengguna cukup memasukkan perintah sesuai kebutuhan untuk menghasilkan copywriting.

3. Jasper

Jasper dirancang untuk mendukung kebutuhan pemasaran digital di berbagai kanal online. Dalam satu layanan berbayar, platform ini menyediakan fitur pembuatan artikel, deskripsi produk, caption media sosial, hingga landing page.

4. Copy AI

Platform ini memungkinkan pengguna untuk penyusunan berbagai jenis teks promosi, mulai dari email marketing hingga proposal bisnis. Teknologinya memungkinkan pembuatan copy secara cepat dan fleksibel, namun seluruh fitur hanya tersedia pada versi berbayar.

5. Copy Smith

Website ini fokus mendukung promosi daring dengan fitur pembuatan konten SEO-friendly. Teks yang dihasilkan dirancang agar mudah ditemukan mesin pencari, namun pengguna perlu mendaftar akun untuk mengakses layanannya.

6. WriteSonic

Aplikasi selanjutnya untuk membuat dan belajar copywriting adalah WriteSonic yang menawarkan pembuatan teks promosi untuk deskripsi produk dan media sosial berbasis SEO. Layanannya tersedia gratis dengan batasan tertentu, sementara fitur lanjutan dapat diakses melalui paket berlangganan.

Banner Kelas Bundling


Bagikan