Home   Blog  
Jurnalisme

  Thursday, 22 January 2026 10:00 WIB

Apa Saja Kaidah Kebahasaan dari Teks Berita? Berikut 5 yang Sering Dibahas

Author   Raden Putri
Apa Saja Kaidah Kebahasaan dari Teks Berita? Berikut 5 yang Sering Dibahas
Kaidah Kebahasaan Teks Berita

Setiap informasi yang kita baca setiap hari, ada aturan bahasa yang harus dipatuhi penulisnya dan tersusun secara rapi juga terstruktur. Kaidah kebahasaan teks berita menjadi elemen penting agar informasi dapat tersampaikan dengan akurat, jelas, dan mudah dipahami pembaca.

Paket Belajar dengan Kurikulum yang Dirancang Khusus cuma Setengah Harga

Tanpa aturan ini, isi pemberitaan berisiko bias, ambigu atau bermakna ganda, hingga menyesatkan. Lantas, apa saja sebenarnya unsur kebahasaan dari teks berita tersebut? Simak rangkuman informasi selengkapnya berikut ini.

5 Kaidah Kebahasaan Teks Berita

Teks berita merupakan tulisan informatif yang memuat laporan atas suatu peristiwa faktual dan aktual. Tujuan utamanya adalah untuk menyampaikan informasi terbaru secara objektif kepada khalayak luas.

Karena berfungsi sebagai sumber informasi publik, penulisan berita memiliki gaya bahasa yang berbeda dibandingkan jenis teks lainnya, terutama dari sisi kebakuan dan kejelasan tulisan. Berikut adalah beberapa kaidah kebahasaan teks berita:

1. Penggunaan Bahasa Bersifat Standar (Baku)

Salah satu unsur kaidah kebahasaan dalam teks berita adalah penulisannya yang menggunakan bahasa standar dan baku. Hal ini dilakukan agar pesan dapat dipahami oleh pembaca dari berbagai latar belakang. 

Banner Survey Tempo Institute

Pemilihan bahasa ini penting untuk menghindari penggunaan istilah gaul, slang, atau ungkapan ambigu. Dengan standar kebahasaan tersebut, informasi menjadi lebih netral dan kredibel.

Contoh: Aparat kepolisian mengevakuasi warga terdampak banjir ke lokasi pengungsian sementara.

2. Penggunaan Kalimat Langsung

Kutipan langsung dipakai saat menyampaikan pernyataan narasumber secara apa adanya. Tujuan penggunaan teknik ini adalah untuk menjaga keaslian informasi dan menghindari salah tafsir. Biasanya, kalimat langsung ditandai dengan tanda petik ganda serta disertai keterangan penutur.

Contoh: “Kami masih mendalami penyebab kebakaran tersebut,” ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran.

3. Penggunaan Kata Kerja Mental

Verba mental dipakai untuk menunjukkan sikap, perasaan, atau tanggapan seseorang terhadap suatu peristiwa. Penggunaan unsur ini penting dalam membantu pembaca memahami respons psikologis subjek dalam kejadian tertentu. Dengan begitu, informasi akan terasa lebih hidup namun tetap objektif.

Contoh: Warga merasa khawatir setelah gempa susulan kembali terjadi pada malam hari.

4. Penggunaan Keterangan Waktu dan Tempat

Salah satu unsur penting dalam penulisan berita adalah informasi mengenai kapan dan dimana suatu peristiwa berlangsung. Informasi ini disebut sebagai keterangan waktu dan tempat.

Keterangan ini krusial untuk membantu pembaca memahami konteks kejadian secara utuh. Penyampaiannya pun harus jelas dan tidak menimbulkan multitafsir.

Contoh: Insiden kecelakaan itu terjadi di Jalan Sudirman, Jakarta, pada Selasa pagi (12/3/2024).

5. Penggunaan Konjungsi Temporal

Untuk menunjukkan urutan waktu antarperistiwa, penulisan teks berita biasanya menggunakan konjungsi temporal. Kata penghubung ini membantu alur informasi tersaji secara runtut dan logis. Dengan penggunaan konjungsi waktu, kronologi kejadian dari awal sampai akhir dapat dipahami dengan lebih mudah.

Contoh: Petugas melakukan sterilisasi lokasi, kemudian mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat.

Kaidah kebahasaan teks berita

Cara Menentukan Kaidah Kebahasaan Teks Berita

Agar kaidah kebahasaan teks berita digunakan dengan benar dan sesuai kebutuhan, berikut beberapa cara untuk menentukannya:

1. Mencermati pilihan kata

Perhatikan apakah kosakata yang digunakan bersifat baku, netral, dan sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia. Hindari teks dengan dominasi istilah informal atau emosional.

2. Mengidentifikasi struktur kalimat

Amati penggunaan kalimat langsung, tidak langsung, serta kelengkapan unsur keterangan. Struktur kalimat yang jelas menandakan penerapan kaidah jurnalistik dengan baik.

3. Menelusuri unsur waktu dan tempat

Pastikan teks memuat informasi kronologis dan lokasi kejadian secara spesifik. Unsur ini menjadi ciri utama teks informatif berbasis fakta.

4. Memeriksa penggunaan kata hubung waktu

Perhatikan adanya konjungsi temporal untuk menunjukkan urutan peristiwa. Kehadiran unsur ini penting guna menandakan alur informasi disusun secara sistematis.

Banner Kelas Bundling


Bagikan