Profesi di bidang desain digital kini semakin diminati seiring dengan pesatnya pertumbuhan aplikasi dan produk teknologi. Gaji UI/UX Designer pun banyak dicari oleh orang-orang yang ingin berkarier di bidang ini.
Peluang karier yang semakin terbuka turut membuat banyak orang mulai melirik pekerjaan ini karena kompensasinya menjanjikan. Lantas, berapa sebenarnya gaji UI UX Designer Indonesia? Simak rangkuman informasi selengkapnya berikut ini.
UI/UX Designer adalah peran yang bertanggung jawab menciptakan tampilan aplikasi dan website yang menarik sekaligus mudah digunakan. Profesi ini menggabungkan aspek visual pada desain antarmuka (UI) dan pengalaman pengguna (UX) agar interaksi terasa mudah dipakai dan efisien.
UI berfokus pada elemen visual seperti warna, tipografi, tombol, dan tata letak situs. Sedangkan, UX menitikberatkan pada alur penggunaan, kenyamanan, dan kepuasan pengguna saat berinteraksi dengan produk digital.
Gaji rata-rata UI/UX Designer di Indonesia mulai dari sekitar 5-40 juta per bulan. Namun, angka ini bervariasi tergantung pada pengalaman, lokasi, dan posisi jabatan yang diduduki.
Peran ini memiliki tugas yang cukup kompleks karena mencakup berbagai tahapan kerja. Mulai dari riset pengguna untuk memahami kebutuhan, membuat wireframe sebagai gambaran awal, hingga menyusun prototipe sebelum produk dikembangkan sepenuhnya.
Selain kemampuan desain, profesi ini juga menuntut pemahaman tentang user journey, kemampuan memecahkan masalah, serta komunikasi yang baik. Semua itu dibutuhkan agar kolaborasi berjalan lancar antara developer, product manager, dan stakeholder.

Besaran penghasilan di bidang desain antarmuka dan pengalaman pengguna ini tidak sama antara satu pekerja dengan lainnya. Ada sejumlah faktor yang memengaruhi nominal gaji setiap orang, beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:
Jam terbang dan pengalaman sangat memengaruhi nilai seorang desainer digital di mata perusahaan. Semakin kompleks proyek yang pernah ditangani, semakin besar pula peluang mendapatkan kompensasi yang lebih tinggi.
Wilayah kerja berkontribusi paling besar dalam menentukan standar penghasilan. Kota dengan ekosistem teknologi yang maju umumnya menawarkan bayaran lebih kompetitif dibanding daerah lain. Contohnya gaji UI UX Designer Jakarta lebih besar dibanding daerah lain.
Perusahaan rintisan, agensi kreatif, hingga korporasi besar memiliki kebijakan kompensasi yang berbeda. Hal ini bergantung pada seberapa strategis peran desain dalam pengembangan produk mereka.
Dalam industri digital, penguasaan tools desain serta metode kerja modern menjadi nilai tambah yang signifikan. Keahlian relevan dan aplikatif akan memperkuat posisi saat negosiasi gaji.
Portofolio tidak hanya dinilai dari visual, tetapi juga dari proses dan dampak solusi desain yang dihasilkan. Semakin besar kontribusi desain terhadap tujuan bisnis, semakin tinggi nilai profesionalnya.
Cakupan peran setiap tingkatan posisi berbeda-beda. Karena itu, semakin besar tanggung jawab dan peran kepemimpinannya, semakin besar pula kompensasi yang ditawarkan.
Salah satu faktor yang memengaruhi besaran pendapatan di bidang UI/UX adalah tahapan dan pengalaman karier seseorang. Melansir dari Glassdoor, TechInAsia, dan sejumlah platform pencari kerja lain, berikut kisaran gaji profesi tersebut berdasarkan pengalaman kerjanya.
Penghasilan UI/UX Designer pemula umumnya berada di rentang Rp 5 juta hingga Rp 9 juta per bulan. Level ini biasanya diisi oleh lulusan baru atau mereka yang baru beralih ke dunia desain digital.
Gaji UI UX Designer junior bisa meningkat menjadi sekitar Rp 8 juta sampai Rp 15 juta per bulan. Kekuatan portofolio dan kontribusi proyek mulai berperan besar di tahap ini.
Pendapatan pekerja pada level menengah berada di kisaran Rp 13 juta hingga Rp 25 juta per bulan. Pada tahap ini, desainer biasanya sudah dipercaya mengelola fitur atau produk tertentu.
Seorang senior UI/UX Designer dengan pengalaman lebih dari 5 tahun akan memiliki penghasilan yang mencapai Rp 20 juta hingga Rp 40 juta per bulan. Peran strategis dan keahlian mendalam menjadi nilai utama yang dicari perusahaan.
Posisi manajerial menawarkan penghasilan lebih besar, yakni mulai dari Rp 30 juta hingga lebih dari Rp 60 juta per bulan. Tanggung jawab memimpin tim dan membangun sistem desain menjadi faktor penentu utama.