Di tengah ketatnya persaingan kerja, memiliki Curriculum Vitae menarik saja tidak cukup jika tidak lolos proses penyaringan sistem. CV ATS fresh graduate menjadi kunci agar lamaranmu terbaca dengan baik oleh sistem rekrutmen perusahaan sejak tahap awal.
Dengan format dan strategi yang benar, peluangmu untuk dipanggil ke tahap seleksi selanjutnya bisa terbuka lebar. Artikel berikut ini akan mengulas contoh CV tanpa pengalaman kerja dan organisasi. Simak rangkuman informasi selengkapnya berikut ini.
CV ATS merupakan daftar riwayat hidup yang disusun dengan format khusus agar mudah dipindai oleh Applicant Tracking System (ATS). Ini adalah aplikasi perangkat lunak yang digunakan perusahaan untuk menyaring dan mengelola data pelamar kerja secara otomatis.
Melalui sistem ini, proses rekrutmen menjadi lebih efisien karena CV akan dipindai dan dicocokkan dengan kriteria tertentu, seperti latar belakang pendidikan, keterampilan, dan pengalaman. Hasilnya. Hanya kandidat yang paling relevan yang akan diteruskan ke tahap seleksi berikutnya.
Karena itu, memiliki CV yang ramah sistem ATS sangat penting, terutama bagi pencari kerja pemula. Format yang sesuai membantu memastikan seluruh informasi terbaca sistem dan meningkatkan peluang dilirik oleh perekrut.
Dalam Curriculum Vitae, terdapat beberapa informasi penting yang wajib dicantumkan. Bagian awal biasanya memuat data diri seperti nama lengkap, nomor telepon, alat email profesional, dan domisili.
Selanjutnya, terdapat ringkasan profil, riwayat pendidikan formal dan non-formal, pengalaman kerja atau magang, kegiatan organisasi, prestasi, serta daftar keterampilan. Struktur yang jelas dan urut akan membantu sistem ATS membaca CV dengan optimal.
Adapun contoh format umumnya adalah sebagai berikut:
NAMA LENGKAP
Kota Domisili
Email profesional | Nomor telepon | LinkedIn (opsional)
Ringkasan Profil
Tuliskan deskripsi singkat mengenai latar belakang pendidikan, minat karier, dan keahlian utama dalam 2–3 kalimat.
Pendidikan
Nama Universitas / Sekolah
Tahun masuk – Tahun lulus
Gelar / Jurusan
Pengalaman Kerja / Magang
Nama Perusahaan
Periode kerja
Uraikan tanggung jawab atau pencapaian utama
Gunakan bullet point agar mudah dibaca sistem ATS
Pengalaman Organisasi (Opsional)
Nama Organisasi
Jabatan | Periode
Jelaskan peran dan kontribusi singkat
Keahlian
Keahlian teknis
Keahlian non-teknis
Tools atau software pendukung
Sertifikasi / Pelatihan (Opsional)
Nama sertifikasi atau pelatihan – Tahun

Membuat CV ATS kini tidak lagi sulit karena tersedia banyak pilihan alat yang bisa digunakan sesuai kebutuhan. Kamu bisa menyusunnya secara manual maupun menggunakan template siap pakai, asalkan formatnya tetap sederhana dan ramah sistem ATS.
Beberapa platform berikut dapat dimanfaatkan untuk membuat CV ATS dengan mudah Microsoft Word, Google Docs, Canva, hingga job portal tertentu. Berikut adalah contoh CV tanpa pengalaman kerja:
PRANSISKA JULIE
Jakarta
[email protected] | 6289876543210 | [email protected]
PROFIL
Lulusan Teknik Industri Institut Teknologi Bandung dengan predikat cum laude. Berpengalaman aktif di organisasi kemahasiswaan serta memiliki latar belakang magang sebagai sales engineer di industri otomotif. Mampu berkomunikasi dalam bahasa Inggris dan terbiasa bekerja secara kolaboratif.
PENGALAMAN KERJA & ORGANISASI
Sales Engineer Intern – PT Otomobil
Januari – Mei 2024
Wakil Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Industri (HIMATEKIN) – Institut Teknologi Bandung
Agustus 2023 – Agustus 2024
RIWAYAT PENDIDIKAN
Institut Teknologi Bandung
Agustus 2021 – Agustus 2025
Sarjana Teknik Industri
SMA Bina Karya
Juli 2018 – Juni 2021
Jurusan IPA
KEAHLIAN


Sistem CV ATS memungkinkan perekrut memfilter pelamar kerja berdasarkan keyword atau kata kunci tertentu. Karena itu, membuatnya tidak bisa sembarangan agar lamaran yang diajukan bisa lolos seleksi. Berikut beberapa kesalahan yang umumnya terjadi dalam pembuatan CV ATS:
Format file PDF sering kali dipilih pelamar agar CV tetap terlihat rapi. Padahal, tidak semua sistem ATS mampu membacanya dengan baik. Oleh karena itu, untuk menghindari masalah ini sebaiknya gunakan format .docx atau Microsoft Word yang lebih kompatibel dengan sebagian besar sistem ATS perusahaan.
Salah satu kesalahan paling sering terjadi adalah mengabaikan kata kunci yang relevan dengan lowongan kerja. ATS bekerja dengan mencocokkan keyword tertentu, seperti “SEO”, “Content Marketing”, atau “Google Ads” untuk posisi digital marketing.
Oleh karena itu, memahami deskripsi pekerjaan sangat penting sebelum menyusun CV. Masukkan kata kunci yang sesuai secara alami di bagian profil, pengalaman, dan keahlian tanpa berlebihan agar tetap terlihat profesional.
Tidak semua template CV gratis cocok untuk sistem ATS. Desain dengan banyak kolom, tabel kompleks, atau elemen visual justru dapat mengacaukan proses pembacaan data.
Gunakan template sederhana dengan satu kolom utama dan heading yang jelas. Struktur yang rapi membantu sistem mengenali setiap bagian CV secara berurutan.
ATS membaca berdasarkan kata kunci spesifik, bukan padanan kata. Maka, gunakan istilah yang sama seperti yang tercantum dalam iklan lowongan agar CV lebih mudah terdeteksi. Contohnya, tulis “SEO Specialist” dan bukan “Pakar Optimalisasi Mesin Pencari”.
CV berpotensi ditolak jika data dasarnya tidak lengkap. Email profesional, nomor telepon, atau tautan LinkedIn yang tidak dicantumkan dapat membuat CV dianggap tidak memenuhi syarat.
Oleh karena itu, pastikan seluruh informasi utama tercantum dengan jelas, mulai dari identitas diri hingga keahlian relevan. Untuk posisi tertentu, menambahkan portofolio atau link proyek bisa menjadi nilai tambah.
Sistem ATS menyukai struktur yang sama di seluruh dokumen. Perbedaan penulisan tanggal atau format jabatan bisa membuat sistem kesulitan membaca alur karier.
Gunakan format yang sama di setiap bagian CV. Konsistensi tanda baca, penulisan waktu kerja, dan minim typo akan membantu sistem memproses data dengan lebih akurat.
Teks yang terlalu padat dalam satu paragraf dapat menyulitkan ATS menangkap informasi penting. Struktur yang tidak rapi berisiko membuat data terlewat saat proses pemindaian.
Gunakan bullet point untuk menjelaskan tugas dan pencapaian secara ringkas. Cara ini tidak hanya ramah ATS, tetapi juga memudahkan perekrut membaca isi CV.