Home   Blog  
Pengembangan Diri

  Saturday, 31 January 2026 12:00 WIB

Contoh Portofolio Content Writer Menarik & Tips Membuatnya

Author   Raden Putri
Contoh Portofolio Content Writer Menarik & Tips Membuatnya

Di era digital, kebutuhan akan tulisan berkualitas terus meningkat di berbagai platform, baik untuk media massa maupun media sosial. Dari situs milik pribadi hingga perusahaan, peran penulis konten pun semakin krusial dalam membangun citra dan menarik perhatian audiens.

Banner Promo Payday Januari Blog Tempo Institute

Melalui berbagai contoh content writer di bawah ini, kamu bisa memahami betapa luasnya jenis tulisan yang bisa ditekuni di bidang ini. Artikel berikut ini juga akan mengulas lebih dalam mengenai portofolio content writer dan tips membuatnya. Yuk, simak!

Jenis-Jenis Tulisan Content Writer

Dunia penulisan digital tidak hanya berkutat pada artikel blog saja. Kini, ada beragam jenis karya tulis yang bisa dipelajari sesuai minat dan kebutuhan industri, antara lain:

1. Copywriting

Jenis tulisan copywriting ini berfokus pada tulisan persuasif untuk mendorong audiens melakukan tindakan tertentu. Bentuknya sering ditemui pada iklan, slogan, hingga halaman penjualan produk.

2. SEO Writing

Tulisan jenis ini bertujuan meningkatkan visibilitas konten di mesin pencari. Penulis perlu menempatkan kata kunci secara alami tanpa mengorbankan kenyamanan membaca.

Paket Belajar dengan Kurikulum yang Dirancang Khusus cuma Setengah Harga

3. Ghostwriting

Ghostwriting adalah penulisan karya yang dipublikasikan atas nama pihak lain. Pada bidang ini, kreator tulisan harus mampu menyesuaikan gaya bahasa sesuai karakter klien.

4. Technical Writing

Penulisan teknis berfungsi menjelaskan informasi kompleks dengan bahasa yang mudah dipahami. Jenis ini biasanya hadir dalam bentuk manual, panduan, atau dokumentasi produk.

5. Long-Form Content

Konten panjang menyajikan pembahasan mendalam dan komprehensif tentang suatu topik. Jenis ini sering digunakan sebagai referensi utama seperti e-book atau whitepaper.

6. Email Marketing

Fungsi dari tulisan email pemasaran ini adalah untuk membangun hubungan langsung dengan audiens. Isinya dirancang agar informatif, personal, dan mendorong interaksi lanjutan.

7. Content Scriptwriting

Scriptwriting mencakup penulisan naskah untuk video atau audio. Alur ceritanya harus disusun menarik agar pesan mudah dipahami oleh audiens.

8. Social Media Marketing

Social Media Marketing menuntut gaya bahasa ringkas dan relevan dengan tren platform media sosial. Penulis perlu memahami karakter pengguna di tiap platform agar pesan dapat tersampaikan secara efektif.

Contoh Artikel Blog SEO-Friendly

Contoh portofolio content writer dapat diisi dengan karya tulis yang pernah kamu publikasikan di berbagai platform. Pada bagian ini, umumnya situs menerapkan prinsip penulisan SEO-friendly agar artikel tetap relevan dan bermanfaat bagi pembaca dalam jangka waktu yang panjang.

Penerapannya bisa dilihat dari salah satu artikel di situs Tempo Institute yang membahas topik kepenulisan dan telah dilengkapi elemen visual pendukung agar tampil lebih menarik dan informatif.

Contoh content writer

Dari contoh artikel tersebut, dapat dilihat bahwa judul ditulis dengan menyertakan kata kunci utama, yakni “majas metafora”, yang relevan dengan topik pembahasan. Hal ini menunjukkan bahwa sebelum mulai menulis, penentuan dan pemetaan kata kunci menjadi langkah awal yang sangat penting dalam proses penulisan artikel SEO. 

Selain judul, artikel SEO-friendly juga ditandai dengan penggunaan subjudul yang saling berkaitan dengan keyword utama. Subjudul berfungsi sebagai turunan kata kunci yang membantu mesin pencari memahami struktur konten sekaligus memudahkan pembaca menemukan informasi yang mereka cari. 

Contoh Copy untuk Social Media Content

Contoh content writer

Copywriting media sosial memiliki tujuan untuk meningkatkan engagement konten sekaligus memperluas jangkauan audiens secara organik. Bentuknya bisa berupa visual yang kuat, headline singkat, serta caption yang relevan dengan kebutuhan dan minat audiens.

Contoh penerapan copywriting untuk konten media sosial ini dapat dilihat pada akun Instagram Tempo Institute. Melalui kontennya, Tempo Institute tidak hanya mempromosikan kelas atau program pelatihan, tetapi juga menyajikan isu aktual, edukatif, dan reflektif yang dekat dengan dunia jurnalistik, riset, serta pengembangan diri.

Konten-konten pada akun Instagram tersebut dikemas secara informatif namun tetap menarik, sehingga mendorong audiens untuk berinteraksi. Mereka juga menerapkan kombinasi soft selling dan hard selling yang seimbang, sehingga promosi terkesan lebih natural.

Jika kamu pernah menulis copy untuk konten media sosial, hasil karya tersebut dapat dijadikan contoh portofolio penulis untuk menunjukkan kemampuan dan fleksibilitas kamu sebagai writer. Melalui portofolio ini, calon klien atau perekrut dapat melihat kemampuanmu dalam menyesuaikan gaya bahasa, tujuan konten, dan karakter audiens pada setiap platform.

Cara Membuat Portofolio Content Writer yang Menarik

Portofolio adalah dokumen penting untuk menunjukkan kualitas dan gaya menulis seseorang. Dengan penyajian yang tepat dan menarik, peluang portofolio dilirik klien atau perekrut pun semakin besar. Berikut adalah beberapa tips untuk membuat content writer portfolio.

1. Buat Portofolio Online

Tampilan portofolio digital memudahkan karya diakses kapan saja dan oleh siapa saja. Media online juga memperluas peluang kerja, baik tetap maupun lepas. Karena itu, pastikan domain yang digunakan untuk mengunggah karya telah relevan dan mencerminkan identitas personal untuk membantu membangun kesan profesional. 

2. Gunakan Desain yang Menarik

Visual yang bersih dan tata letak sederhana membuat pembaca nyaman menjelajah isi portofolio sambil tetap fokus tetap pada kualitas tulisan. Pemilihan font dan warna juga perlu disesuaikan agar tidak mengganggu keterbacaan. 

3. Susun Konten Secara Terstruktur

Penataan tulisan dan struktur yang rapi memudahkan orang memahami alur karya. Gunakan ukuran font yang proporsional serta spasi nyaman dibaca. Hindari warna mencolok agar perhatian tetap pada isi tulisan.

4. Perhatikan Ejaan dan Tata Bahasa

Kesalahan kecil bisa menurunkan kredibilitas penulis profesional. Pemeriksaan ulang wajib dilakukan sebelum portofolio dipublikasikan dan segera lakukan perbaikan jika ada kekeliruan agar kualitas portofolio tetap terjaga.

5. Sertakan Tautan Karya Terbit

Link ke tulisan yang sudah dipublikasikan penting untuk dimasukkan guna meningkatkan kepercayaan pembaca. Hal ini menunjukkan pengalaman nyata di dunia kepenulisan dan menjadi bukti bahwa tulisanmu layak konsumsi publik.

6. Tambahkan Testimoni atau Referensi

Ulasan positif dari klien akan memperkuat reputasi profesional seseorang. Testimoni membantu membangun kepercayaan calon pengguna jasa dan memberi gambaran etos serta kualitas kolaborasi seseorang.

Contoh content writer

Tools Wajib untuk Content Writer Pemula

Bagi pemula, menulis mungkin akan menjadi tantangan tersendiri. Karena itu, dibutuhkan alat bantu untuk dapat meningkatkan efisiensi kerja dan kualitas karya. Berikut beberapa tools rekomendasinya:

1. Word Counter Tools

Alat ini berfungsi untuk menghitung jumlah kata dan kepadatan kata kunci dalam sebuah tulisan. Fitur tersebut berguna untuk menyesuaikan konten dengan kebutuhan SEO.

Penggunaannya pun praktis karena cukup menempelkan teks ke kolom tersedia. Riwayat penghitungan kemudian akan muncul dan memudahkan evaluasi tulisan sebelumnya.

2. Title & Meta Description Checker

Tools ini akan membantu kamu menyusun judul dan deskripsi sesuai standar mesin pencari dan memudahkan optimasi tampilan halaman pencarian. Panjang karakter dan tampilan pixel dapat dicek secara akurat serta tersedia mode manual dan otomatis berdasarkan URL. 

3. Sequence Stat

Untuk mendukung proses riset kata kunci secara mendalam, kamu bisa memanfaatkan platform Sequence Stat. Versi gratisnya sudah cukup membantu kebutuhan dasar penulisan, dan tools ini juga bisa membantu memantau peringkat artikel yang sudah terbit. 

4. Hemingway Editor

Jika kamu membuat tulisan dalam bahasa Inggris, alat ini bisa dipakai untuk menyederhanakan struktur kalimat. Hemingway editor ini dapat menandai bagian tulisan yang perlu diperbaiki, sehingga hasil tulisannya menjadi lebih jelas dan efektif.

5. Google Trends

Aplikasi wajib selanjutnya adalah Google Trends untuk membantu menemukan topik yang sedang populer. Data pencarian disajikan dalam bentuk grafik yang mudah dipahami, sehingga pengguna dapat membandingkan beberapa topik sekaligus. Fitur ini sangat membantu menentukan ide konten relevan.

Mini Class | Menulis Opini: Bangun Fondasi Menembus Meja Redaksi


Bagikan