Home   Blog  
Jurnalisme

  Tuesday, 03 February 2026 10:00 WIB

Cara Menulis Opini ke Media Massa Agar Dimuat: Panduan Lengkap Pemula

Author   Raden Putri
Cara Menulis Opini ke Media Massa Agar Dimuat: Panduan Lengkap Pemula

Menulis opini dan mengirimkannya ke media massa adalah salah satu cara efektif untuk menyuarakan gagasan serta memengaruhi pemikiran publik lewat platform besar. Jika kamu ingin tahu cara menulis opini ke media massa agar bisa dilirik redaksi dan dimuat, panduan ini akan membantumu dari nol hingga naskah siap kirim.

Banner Promo Payday Januari Blog Tempo Institute

Ikuti langkah-langkah praktiknya, mulai dari pemilihan topik sampai mencari teknik argumentasi yang menarik perhatian editor. Simak rangkuman informasi selengkapnya berikut ini,

Apa Itu Artikel Opini dan Mengapa Menjadi Media Literasi yang Penting?

Artikel opini adalah sebuah tulisan berisi pandangan, gagasan, pendapat, atau penilaian penulis terhadap isu tertentu. Jenis tulisan ini biasanya dipublikasikan di media massa, seperti koran, majalah, atau portal berita online. 

Tujuan dari tulisan ini adalah menyampaikan sudut pandang pribadi namun tetap disertai dengan alasan dan logika yang kuat guna meyakinkan pembaca serta memperkaya diskusi publik. Selain itu, opini juga membantu pembaca memahami isu secara lebih mendalam karena menggabungkan perspektif subjektif penulis dengan fakta atau data pendukung. 

Dalam literasi media, opini berperan penting karena mendorong partisipasi publik dalam wacana sosial, politik, dan budaya yang relevan dengan kehidupan masyarakat luas. Melalui artikel ini, pembaca diajak untuk berpikir kritis, menimbang berbagai sudut pandang, serta tidak sekadar menerima informasi secara pasif.

Paket Belajar dengan Kurikulum yang Dirancang Khusus cuma Setengah Harga

Cara Memilih Topik yang Disukai Redaktur Media Nasional

Menentukan topik akan sangat memengaruhi peluang sebuah opini untuk dimuat di media massa. Redaktur umumnya mencari tulisan yang relevan dengan kebutuhan pembaca dan memiliki nilai kebaruan. Berikut beberapa tips penting dalam memilih topik:

1. Aktual dan Kontekstual

Topik opini sebaiknya berkaitan dengan isu terkini, seperti kebijakan publik terbaru, fenomena sosial yang sedang ramai dibicarakan. Topik itu bisa juga berasal dari peristiwa yang memunculkan pro dan kontra di tengah masyarakat.

2. Berdampak Luas Bagi Masyarakat

Redaktur biasanya lebih tertarik pada isu menyentuh kepentingan publik. Hindari topik yang sekadar pengalaman personal karena cakupannya terlalu sempit.

3. Memiliki Nilai Berita

Opini yang mengulas konflik, perubahan, atau ketimpangan biasanya memiliki daya tarik lebih kuat. Ini karena topik relevan dengan fungsi media sebagai pengawas sosial.

4. Menghadirkan Sudut Pandang Baru

Tulisan yang menawarkan perspektif berbeda atau analisis segar terhadap isu populer cenderung lebih dilirik dibanding opini dengan hanya mengulang pendapat umum.

5. Fokus dan Spesifik

Hindari topik terlalu luas agar pembahasan tetap tajam dan tidak melebar. Dengan begitu, argumen lebih mudah dipahami redaksi dan pembaca.

Struktur Penulisan Opini yang Baik

Agar gagasan tersampaikan dengan baik, maka opini harus dibuat dengan struktur yang jelas. Adapun struktur penulisan ideal adalah sebagai berikut:

1. Judul Kuat dan Relevan

Judul adalah elemen pertama yang dilihat oleh redaktur, karena itu judul harus merepresentasikan isu utama sekaligus memancing rasa ingin tahu pembaca. Pilihan kata akan menentukan kesan pertama terhadap keseluruhan tulisan.

2. Paragraf Pembuka Efektif

Lead berfungsi mengenalkan topik pembahasan dan langsung mengarah pada inti persoalan. Paragraf pembuka yang ringkas dan fokus membuat pembaca terdorong untuk melanjutkan membaca.

3. Argumentatif Disertai Bukti

Pada bagian ini, gagasan utama dikembangkan melalui argumen dengan didukung data, referensi, atau contoh konkret. Alur logis antarparagraf akan memperkuat posisi pendapat yang disampaikan.

4. Penutup Tegas dan Reflektif

Paragraf akhir berisi rangkuman argumen sekaligus memberikan penegasan sikap atau refleksi terhadap isu yang dibahas. Penutup kuat akan meninggalkan kesan mendalam bagi pembaca.

Cara menulis opini ke media massa

Teknik Argumentasi Berbasis Data

Agar opini tidak hanya berisi pendapat pribadi, artikel juga harus dilengkapi dengan bukti dan argumentasi berbasis data. Hal ini penting untuk memperkuat posisi penulis di hadapan pembaca dan redaksi. 

Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan saat menyusun argumentasi berbasis data:

  • Gunakan data relevan dan mutakhir: Pilih statistik, hasil riset, atau laporan resmi sesuai dengan isu yang dibahas dan masih relevan dengan kondisi saat ini.
  • Sertakan sumber kredibel: Data sebaiknya berasal dari lembaga resmi, penelitian akademik, media terpercaya, atau pernyataan ahli di bidang terkait.
  • Jelaskan data secara kontekstual: Jangan hanya menampilkan angka, tetapi jelaskan maknanya agar pembaca memahami keterkaitannya dengan argumen yang disampaikan.
  • Bangun alur logis antara data dan pendapat: Setiap klaim harus memiliki dasar jelas sehingga opini terasa rasional, bukan emosional semata.

Gaya Bahasa dan Etika Penulisan dalam Opini Media Massa

Tulisan opini yang dimuat di media harus menggunakan gaya bahasa yang jelas, logis, dan sopan. Hindari kata kasar, ujaran kebencian, atau serangan pribadi karena ini bisa membuat tulisan ditolak atau disunting terlalu banyak. 

Media massa biasanya mengharapkan penggunaan bahasa baku komunikatif agar pesan tersampaikan secara luas kepada pembaca umum. Etika penulisan juga mencakup penghormatan terhadap fakta dan sumber, jangan sampai memutarbalikkan data atau membuat klaim tanpa bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.

Cara Melakukan Riset Media

Riset media penting dilakukan penulis untuk menyesuaikan gaya tulisan dengan karakter dan kebutuhan redaksi. Dengan memahami media sasaran, peluang opini untuk diterima semakin besar. Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan saat riset media.

1. Membaca Opini yang Pernah Dimuat

Dengan membaca tulisan opini yang sudah diterbitkan media, kamu bisa memahami gaya bahasa media tersebut. Perhatikan juga panjang tulisan serta jenis isu yang sering diangkat agar naskahmu tidak melenceng dari karakter media.

2. Mengenali Arah dan Karakter Editorial

Setiap media memiliki kecenderungan tema, nilai, dan sudut pandang tertentu dalam menyikapi sebuah isu. Memahami arah editorial membantu penulis menentukan posisi argumen agar lebih relevan dan kontekstual.

3.Mempelajari Pedoman Penulisan

Kelas Online Menulis Opini

Pedoman penulisan biasanya memuat aturan teknis seperti jumlah kata, format naskah, dan cara pengiriman artikel. Mengikuti aturan ini penting agar tulisanmu tidak gugur hanya karena masalah teknis.

4. Menyesuaikan Angle Tulisan

Hasil riset media dapat digunakan untuk menentukan sudut pandang paling sesuai dengan kebutuhan redaksi. Angle yang tepat akan membuat opini terasa lebih nyambung dengan pembaca dan meningkatkan peluang dimuat.

Daftar Alamat Email Redaksi Media Massa Terpopuler di Indonesia

Pengiriman naskah opini biasanya dilakukan melalui email resmi media massa. Berikut adalah daftar alamat email redaksi dari media populer di Indonesia:

  1. Tempo: [email protected]
  2. Kompas: [email protected] atau [email protected]
  3. Media Indonesia: [email protected] atau [email protected]
  4. Detik.com: [email protected] atau [email protected] 
  5. Republika: [email protected]
  6. Jawa Pos: [email protected]
  7. Koran Sindo: [email protected]
  8. The Jakarta Post: [email protected]
Mini Class | Menulis Opini: Bangun Fondasi Menembus Meja Redaksi


Bagikan