Kolom opini pada media massa menjadi salah satu sarana untuk menyuarakan ide, analisis, dan pandangan kritis seseorang terhadap isu-isu aktual. Namun, tidak semua tulisan opini dapat dengan mudah menembus redaksi media arus utama, seperti Tempo.
Oleh karena itu, memahami cara mengirim opini ke Tempo menjadi langkah penting agar gagasan dan tulisanmu punya peluang lebih besar untuk dipublikasikan. Lantas, bagaimana sebenarnya cara dan syarat mengirim opini Tempo? Simak informasi selengkapnya berikut ini.
Kolom opini di Tempo memuat tulisan yang berangkat dari isu spesifik dan aktual. Redaksi cenderung memilih opini yang tidak sekadar menyatakan sikap pribadi, tapi juga membedah persoalan secara tajam dan terfokus.
Selain itu, setiap argumen juga harus disusun secara runtut dan logis agar mudah diikuti pembaca. Tulisan dengan dukungan data, referensi, atau perbandingan yang relevan menjadi nilai tambah penting dalam proses seleksinya.
Gagasan yang ditulis dengan bahasa jelas dan analisis mendalam juga memiliki peluang lebih besar untuk lolos publikasi. Di samping itu, kejelasan sudut pandang menjadi pembeda utama sebuah opini di tengah banyaknya naskah yang masuk ke redaksi.
Hal ini karena Tempo tidak membatasi kontributor kolom opini dari kalangan akademisi atau ahli saja, melainkan terbuka bagi siapa saja masyarakat yang memiliki ide segar dan argumentasi kuat. Tulisan akan tetap diterima selama memenuhi standar redaksi, aktual, dan berkualitas.
Dari sisi teknis, panjang tulisan yang dikirimkan ke redaksi Tempo memiliki panjang sekitar 5.000-6.000 karakter dengan spasi. Batasan ini berlaku agar penulis menyampaikan gagasan secara ringkas tanpa kehilangan substansinya.
Gaya bahasa yang digunakan sebaiknya profesional, logis, namun tetap komunikatif. Pilihan kata populer dapat dipakai sesuai kebutuhan namun harus tepat sasaran agar memudahkan pembaca umum memahami isi tulisan.
Selain itu, bahasa perlu disusun secara lugas dan argumentatif agar pesan tersampaikan dengan jelas. Penulis juga dianjurkan menyertakan rujukan atau referensi dan sumber kredibel untuk memperkuat validitas argumen yang diajukan.
Jika kamu ingin mengirim opini ke Tempo, salah satu alamat email resmi redaksi adalah [email protected]. Email ini adalah jalur utama dimana naskah pembaca akan masuk dan diperiksa oleh redaksi.
Kamu juga bisa mengirim naskahmu kepada Tempo News melalui alamat email [email protected]. Pada kiriman tulisan ini, kamu harus melengkapinya dengan biodata penulis, yang mencakup:
Pada bagian isi artikel, penulis harus cantumkan sumber kutipan yang jelas apabila diambil dari artikel/narasumber lain. Selain itu, penulis juga harus memastikan tulisan bebas dari konten SARA atau hal berpotensi konflik.
Untuk menghindari email masuk ke folder spam dan tidak sampai ke redaksi, berikut beberapa tips yang bisa dilakukan:
Langkah-langkah ini membantu redaksi mengenali isi emailmu dengan cepat.

Opini yang baik tidak hanya kuat dari sisi gagasan, tetapi juga harus tersusun secara sistematis. Struktur yang jelas membantu redaksi dan pembaca memahami alur pemikiran penulis sejak awal hingga akhir. Adapun struktur yang baik adalah sebagai berikut:
Judul harus mencerminkan isu utama yang dibahas serta menarik perhatian sejak pandangan pertama. Pemilihan judul yang tajam akan menentukan ketertarikan pembaca untuk melanjutkan membaca.
Bagian pembuka ini berfungsi sebagai pengantar sekaligus penarik minat pembaca. Karena itu, lead sebaiknya langsung mengarah ke inti persoalan tanpa bertele-tele.
Bagian ini menjadi inti opini dengan pemaparan argumen yang didukung fakta, data, atau referensi. Bukti ini bisa berupa data, penelitian, pernyataan ahli, ataupun contoh kasus nyata. Alur penjelasan argumen dan bukti yang logis akan memperkuat posisi penulis.
Paragraf akhir berisi simpulan atau pandangan penulis terhadap solusi dan implikasi suatu isu. Dengan membuat penutup yang kuat akan meninggalkan kesan mendalam bagi pembaca.
Struktur yang tertata membuat tulisan lebih nyaman dibaca dan mudah dinilai oleh editor. Maka dari itu, setiap paragraf sebaiknya memiliki fungsi jelas dalam mendukung gagasan utama.
Tempo memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan opini yang menawarkan sudut pandang baru atau pendekatan analisis berbeda. Kebaruan ini bisa muncul dari cara masyarakat melihat masalah, sudut analisis, atau penarikan kesimpulan yang tidak klise.
Opini yang hanya mengulang pandangan umum tanpa tambahan insight biasanya kurang menarik bagi redaksi. Oleh karena itu, penulis perlu menggali isu lebih dalam agar tulisan memiliki nilai lebih dan berbeda dari yang lain.
Tulisan yang menunjukkan pemahaman konteks dan kemampuan implikasi jangka panjang akan lebih menonjol. Kedalaman analisis juga membuat opini tetap relevan meskipun isu sudah banyak dibahas di media lain.
Saat mengirim opini, penting untuk memegang etika jurnalistik agar mencerminkan kualitas diri penulis yang bertanggung jawab. Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan saat mengirim pesan:
Setiap naskah opini yang masuk ke redaksi Tempo akan diperiksa secara editorial. Redaksi biasanya melakukan penilaian terhadap fokus topik, kekuatan argumentasi, serta relevansi isu dengan konteks aktual.
Jika sebuah opini tidak kuat dari segi analisis atau jauh dari topik hangat yang banyak dibicarakan, kemungkinan besar tulisan itu tidak akan dilanjutkan ke tahap publikasi. Redaksi juga biasanya akan mempertimbangkan gaya penulisan dan teknik argumentasi yang digunakan penulis.
Karya yang ringkas, runut, dan didukung data cenderung dipilih dibanding yang terlalu umum atau kurang tajam di analisanya. Adapun batas waktu tunggu kepastian pemuatan opini di tempo adalah tujuh hari. Jika tidak ada kabar, kemungkinan besar tulisanmu tidak bisa dipublikasi.