Home   Blog  
Public Relations

  Monday, 05 January 2026 14:00 WIB

Humas adalah: Mengenal Definisi, Peran, dan Skill yang Dibutuhkan

Author   Raden Putri
Humas adalah: Mengenal Definisi, Peran, dan Skill yang Dibutuhkan

Humas adalah peran strategis dalam organisasi maupun perusahaan yang bertugas untuk mengelola komunikasi terencana antara institusi dan publiknya. Melalui fungsi ini, lembaga dapat membangun citra, menjaga kepercayaan, dan menciptakan hubungan jangka panjang dengan masyarakat.

Promo Hemat Belajar Diskon 20 Persen

Di era digital ini, keberadaan humas dalam organisasi semakin penting untuk mengurus arus informasi dan komunikasi yang cepat dan mampu membentuk opini publik. Lebih lanjut, simak rangkuman informasi mengenai pengertian, jenis, dan tujuan humas berikut ini.

Pengertian Humas (Hubungan Masyarakat)

Humas adalah singkatan dari hubungan masyarakat yang dalam bahasa Inggris dikenal sebagai public relations. Ini merupakan aktivitas komunikasi terencana yang dilakukan organisasi untuk menciptakan hubungan harmonis dengan publik. 

Peran ini tidak hanya berfokus pada proses penyampaian informasi, tapi juga pada pembentukan persepsi dan kepercayaan masyarakat. Contohnya, humas sekolah adalah pihak yang mengelola komunikasi antara sekolah dengan siswa, orang tua, dan masyarakat untuk membangun citra positif serta menyampaikan informasi kegiatan dan kebijakan sekolah.

Dalam praktiknya, fungsi humas merupakan penghubung antara organisasi dengan publik internal seperti karyawan dan publik eksternal seperti media serta masyarakat luas. Oleh karena itu, aktivitasnya sangat berkaitan dengan komunikasi publik, relasi media, dan pengelolaan reputasi.

Banner Survey Tempo Institute

Secara manajerial, profesi hubungan masyarakat juga bertugas untuk mengevaluasi sikap dan opini publik terhadap kebijakan serta tindakan organisasi. Hasil evaluasinya akan digunakan untuk menyusun strategi komunikasi yang selaras dengan kepentingan publik dan tujuan lembaga.

Peran Strategis Humas dalam Membangun Citra

Tugas humas adalah menjadi garda terdepan dalam pengelolaan informasi perusahaan. Adapun empat peran strategis profesi ini dalam membangun citra lembaga adalah sebagai berikut:

  1. Mengelola komunikasi publik agar pesan organisasi tersampaikan secara konsisten, jelas, dan bernilai positif di mata masyarakat.
  2. Membangun relasi media dan pemangku kepentingan untuk menumbuhkan kepercayaan serta memperluas jangkauan informasi.
  3. Mengelola reputasi dan isu melalui respons cepat, transparan, dan terukur, terutama saat muncul situasi krisis.
  4. Menciptakan narasi organisasi dengan storytelling yang selaras dengan visi, misi, dan nilai lembaga.

Jenis-jenis Humas di Instansi Pemerintah dan Swasta

Hubungan masyarakat merupakan salah satu bagian penting dari lembaga pemerintahan maupun swasta. Profesi ini memiliki beberapa jenis sesuai dengan lingkup pekerjaannya. Adapun jenis-jenis tugas hubungan masyarakat adalah sebagai berikut:

1. Employee Relations

Bidang ini berfokus pada pengelolaan hubungan antarpegawai dan antara karyawan dengan manajemen. Tujuannya menciptakan lingkungan kerja kondusif agar seluruh individu bergerak selaras dengan tujuan organisasi.

2. Government Relations

Government relations berperan menyampaikan kebijakan dan program pemerintah kepada masyarakat secara berkelanjutan. Aktivitas ini bertujuan membangun pemahaman serta mendorong partisipasi publik dalam pembangunan pemerintahan.

3. Customer Relations

Fungsi seksi humas ini berorientasi pada pemeliharaan hubungan jangka panjang dengan pelanggan. Strategi yang tepat membantu meningkatkan loyalitas dan mencegah perpindahan konsumen ke kompetitor.

4. Media Relations

Media relations bertugas untuk mengelola hubungan profesional dengan jurnalis dan institusi pers. Kerja sama ini bertujuan memastikan informasi organisasi tersaji akurat dan membangun kesan positif.

5. Community Relations

Community relations melibatkan interaksi aktif dengan komunitas sekitar organisasi. Melalui pendekatan kolaboratif, lembaga dan masyarakat bersama-sama mencari solusi atas permasalahan yang dihadapi.

Humas adalah

Skill Utama yang Harus Dimiliki Praktisi Humas

Seseorang yang ingin berkarier sebagai praktisi hubungan masyarakat harus memiliki sejumlah skill penting untuk membantu pekerjaannya. Beberapa kemampuan yang perlu dikuasai adalah sebagai berikut:

1. Riset

Setiap strategi komunikasi perlu didukung data dan pemahaman publik yang akurat. Praktisi humas dituntut mampu mengolah informasi dari berbagai sumber untuk menghasilkan keputusan tepat.

2. Bahasa Asing

Penguasaan bahasa asing, terutama bahasa Inggris, bisa menjadi nilai tambah penting. Kemampuan ini memudahkan komunikasi lintas negara dan kerja di lingkungan multinasional.

3. Media Sosial

Pengelolaan kanal digital menjadi bagian penting dari peran komunikasi modern. Oleh karena itu, pemahaman tren dan isu yang viral akan membantu kamu dalam membangun citra positif perusahaan secara lebih luas.

4. Kreativitas

Kelas Online Menulis Siaran Pers di Era Digital

Ide segar dibutuhkan untuk menciptakan kampanye, konten, maupun kegiatan komunikasi yang menarik perhatian masyarakat. Kreativitas juga membantu menemukan solusi inovatif saat menghadapi tantangan reputasi di era digital ini.

5. Personable

Sikap ramah, percaya diri, dan mudah beradaptasi membuat praktisi humas lebih diterima oleh publik. Karakter ini penting untuk membangun kepercayaan dan menjaga hubungan jangka panjang.

Tantangan Humas di Era Media Sosial

Media sosial menjadi salah satu sarana yang digunakan humas untuk menyebarkan informasi kepada publik. Disamping keunggulannya dalam hal kecepatan informasi, humas juga menghadapi tantangan dari penggunaan media sosial ini, di antaranya:

  1. Arus informasi yang sangat cepat, sehingga kesalahan kecil dapat langsung menyebar luas dan memengaruhi persepsi publik.
  2. Menangani krisis reputasi akibat komentar, opini, atau viral content yang sulit dikendalikan.
  3. Menuntut respons yang cepat, transparan, dan konsisten agar kepercayaan publik tetap terjaga.
  4. Mengelola interaksi dua arah dengan audiens yang beragam, kritis, dan aktif menyuarakan pendapatnya.
  5. Menghadapi penyebaran hoaks dan disinformasi, yang menuntut kemampuan verifikasi cepat serta klarifikasi yang tepat agar citra organisasi tidak terdampak negatif.
Banner Kelas Bundling


Bagikan