100+ Contoh Sinonim Kata Paling Umum dalam Bahasa Indonesia
Author   Raden Putri
Dalam dunia tulis-menulis, pemilihan kata memegang peran penting untuk menjaga alur agar bacaan tetap hidup dan nyaman dibaca. Salah satu cara paling efektifnya adalah dengan memahami contoh sinonim agar tulisan tidak terjebak dalam kata-kata berulang.
Dengan penggunaan padanan makna yang tepat, tulisan akan terasa lebih segar, komunikatif, dan enak dibaca. Lantas, apa saja contoh sinonim kata paling umum dalam bahasa Indonesia? Simak rangkuman informasi selengkapnya dalam artikel berikut ini.
Apa Itu Sinonim?
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), sinonim adalah bentuk bahasa lain dengan makna serupa atau hampir sama. Dalam kajian kebahasaan, istilah ini merujuk pada hubungan semantik antara dua kata atau lebih yang memiliki kesamaan arti.
Dalam praktik berbahasa Indonesia, persamaan kata ini sering dimanfaatkan untuk mencari alternatif ungkapan dengan makna sepadan. Kehadirannya membuat susunan kalimat terasa lebih variatif dan menarik untuk dibaca.
Contohnya, sinonim dari kata melihat adalah memandang, menatap, meyaksikan, atau menonton. Oleh karena itu, selain dikenal sebagai persamaan kata, istilah ini juga dipahami sebagai padanan makna yang dapat digunakan untuk menyampaikan cerita, fakta, maupun gagasan secara baku dan efektif.
Berbeda dengan sinonim, antonim justru menunjukkan hubungan makna yang saling berlawanan antara satu kata dan kata lainnya. Jika sinonim digunakan untuk memperkaya variasi diksi tanpa mengubah maksud, antonim berfungsi menegaskan perbedaan atau pertentangan makna dalam suatu konteks.
Jenis-Jenis Sinonim dalam Bahasa Indonesia
Berdasarkan tingkat kesamaan dan konteks pemakaiannya, kata sinonim dapat dibedakan menjadi beberapa kategori. Berikut jenis-jenisnya:
1. Mutlak
Merupakan kata-kata sinonim yang dapat saling menggantikan dalam berbagai konteks tanpa mengubah arti maupun struktur kalimat. Contohnya, kosmetik dan alat kecantikan memiliki makna setara sehingga bisa digunakan secara bergantian ketika membahas topik serupa.
2. Semirip
Jenis ini merujuk pada padanan kata yang bisa saling menggantikan hanya dalam situasi tertentu. Misalnya, melintas dan menerobos sama-sama berkaitan dengan aktivitas melewati sesuatu, tetapi penggunaannya terbatas pada konteks khusus.
3. Selingkung
Padanan makna ini berlaku dalam lingkungan atau konteks tertentu saja. Contohnya, kata lemah dapat disepadankan dengan lemas dalam situasi tertentu tanpa mengubah maksud kalimat.
Daftar 100+ Contoh Sinonim Kata
Untuk lebih memahami tentang padanan makna ini, simak lebih dari 100 kata sinonim yang umum digunakan dalam bahasa Indonesia berikut ini:
Adalah = Ialah
Ahli = Pakar
Aku = Saya
Arti = Makna
Asli = Orisinal
Awal = Permulaan
Ayu = Cantik
Bangun = Bangkit
Batal = Urung
Bekerja = Berkarier
Belajar Sendiri = Otodidak
Benar = Sahih
Berisik = Gaduh
Berita = Warta
Berjalan = Melangkah
Berbicara = Berkata
Besar = Akbar
Bodoh = Dungu
Buruk = Jelek
Cepat = Lekas
Cepat + Kilat
Cerdas = Pintar
Damai = Tenang
Datang = Tiba
Daerah = Wilayah
Dana = Uang
Dapur = Perapian
Dingin = Sejuk
Dusta = Bohong
Enak = Sedap
Era = Masa
Estetika = Keindahan
Estimasi = Perkiraan
Ekspansi = Perluasan
Embargo = Larangan
Epilog = Penutup
Eksibisi = Pertunjukan
Fauna = Hewan
Fenomena = Peristiwa
Flora = Tanaman
Gembira = Senang
Gentar = Takut
Genap = Bulat
Giat = Rajin
Halaman = Pekarangan
Harmonis = Serasi
Individu = Orang
Jelas = Terang
Kaget = Terkejut
Kawan = Teman
Kecil = Mini
Kini = Sekarang
Kelenger = Pingsan
Kuat = Kokoh
Langit = Cakrawala
Lalu = Kemudian
Lemah = Rapuh
Lepas = Tanggal
Makanan = Pangan
Marah = Murka
Matahari = Mentari
Mendapatkan = Memperoleh
Membantu = Menolong
Mengerti = Memahami
Mengungkapkan = Mengatakan
Minum = Meneguk
Namun = Tetapi
Nilai = Skor
Nyaris = Hampir
Orang Asli = Pribumi
Panas = Terik
Panduan = Pedoman
Pakaian = Busana
Pandangan Hidup = Etos
Pasti = Niscaya
Penduduk = Warga
Pengawasan = Supervisi
Penghasilan = Pendapatan
Pergi = Berangkat
Perempuan = Wanita
Perintis = Pionir
Perlindungan = Proteksi
Pintar = Cerdas
Pria = Laki-laki
Ramai = Padat
Rajin = Tekun
Rancu = Kacau
Ringkih = Rapuh
Rumah = Kediaman
Saat = Ketika
Sasaran = Target
Senyap = Sunyi
Silam = Dulu
Sombong = Angkuh
Sudut = Pojok
Tahap = Tingkatan
Takaran = Dosis
Talenta = Bakat
Tegas = Tegap
Tentatif = Sementara
Tes = Ujian
Tingkat = Taraf
Umum = Biasa
Valid = Sah
Verifikasi = Pembuktian
Wajah = Paras
Waktu = Masa
Yakin = Percaya
Yakni = Yaitu
Zona = Area
Contoh Penggunaan Sinonim dalam Kalimat Efektif
Pemakaian padanan makna dapat memperkuat pesan sekaligus memperhalus gaya bahasa. Untuk lebih jelas, simak contoh penggunaan kata sinonim dalam kalimat berikut ini:
Ia dikenal sebagai pribadi jujur, tulus, serta dapat dipercaya.
Suasana ruangan terasa hening, bahkan sunyi tanpa percakapan.
Penelitian tersebut memberikan hasil, temuan, sekaligus kesimpulan penting.
Anak itu tampak gembira dan bahagia saat menerima hadiah.
Keputusan diambil secara cepat dan sigap demi menghindari risiko.
Tulisan ini disusun secara ringkas, namun tetap padat makna.
Ia menyampaikan pendapat secara tegas, tetapi tetap santun.
Kota tersebut dikenal ramai, bahkan cenderung padat pada akhir pekan.
Informasi disajikan dengan bahasa jelas dan mudah dipahami.
Sikapnya terlihat tenang serta kalem dalam menghadapi masalah.
Manfaat Menggunakan Sinonim untuk Variasi Tulisan
Penggunaan padanan kata bertujuan untuk mengalihkan pemakaian istilah tertentu agar bahasa lebih bervariasi dan tidak membosankan. Keragaman ini bisa menghidupkan penyampaian gagasan, terutama dalam komunikasi tertulis, agar lebih jelas dan menarik.
Dengan begitu, penulis bisa memilih diksi paling tepat sesuai konsep dan situasi pesan. Berikut beberapa manfaat lainnya:
Menghindari repetisi: Mencegah pengulangan kata berlebihan dalam satu paragraf agar bacaan tetap dinamis.
Menambah variasi dan estetika: Membuat tulisan terasa lebih kaya serta tidak kaku.
Memperjelas makna: Membantu menentukan kata paling tepat untuk menyampaikan nuansa tertentu.
Memperkaya kosakata: Meningkatkan kemampuan berbahasa sekaligus keterampilan menulis.
Menyesuaikan konteks: Memungkinkan pemilihan kata sesuai gaya bahasa dan karakter audiens.
Terkait
Bagikan
Kelas Terlaris Tempo Institute
Tingkatkan skill menulis, jurnalistik, dan skill profesional lainnya lewat kelas terbaik pilihan kami.